SEJARAH
DESA BARAN DAN KIRINGAN
Adalah suatu tempat diantara kampung buloh dan
kampong susukan dengan kampong peterongan tersebutlah nama KECEPAK disitulah
nenek moyang kita dahulu berada.suatu kampong yang sepi jauh dari keramaian
karena tempatnya yang terpencil,sehingga ketenangan hidup terjamin.namun
ketenangan tersebut dimanfaatkan oleh kelompok penyamun yang mengusik
ketenangan nenek moyang kita waktu itu terutama gangguan
keamanan,pencurian,penjarahan sampai pembunuhan,sehingga mereka pindah ke daerah
yang aman.sebagian pindah ke kampong susukan dan sebagian lagi bergabung ke
kampung baran.
Kampung Baran
adalah tempat Ki Udan Panas bertempat tinggal bersama
anak cucunya,beliau adalah orang yang dihormati,baik hati,dan disegani oleh
siapa saja.disitulah nenek moyang kita dari Kecepak
diijinkan untuk ikut bertempat tinggal bersama anak cucu dan keluarganya.
Mereka diijinkan melewati tempat disebelah kiri kampong Baran. Ki Udan Panas
menyebutnya wong kiringan. Sesuai dengan namanya “kiring” berarti sebelah” kiri”.memang
benar kenyataannya,dahulu rumah-rumah kuno di kampong Baran menghadap keselatan
seperti rumah mbah Tesno,mbah Matekram,mbah giyam,mbah musantri,mbah Abdul
Jasmin,dll. Nenek moyang kita diijinkan menempati sebelah kiri desa Baran.
Kemudian selanjutnya terkenal dengan sebutan orang kiringan.dengan sebutan
itulah akhirnya terkenal dengan kampung kiringan sampai sekarang.
silahkan kunjungi ke web www.smkmambaulfalah.com



